Senin, 29 Juni 2015

Dahsyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa

Assalamu'alaikum sobat, kali ini saya mau memberitahu suatu hal. Ada yang tau? Ada suatu waktu yg mustajab untuk berdoa,
dimana doa tsb tidak akan ditolak oleh Allah
SWT, yaitu berdoa saat menjelang berbuka
puasa dan menjelang makan sahur.
Sayang banyak kaum muslimin tidak
mengetahuinya. Di Mekkah & Madinah, satu jam sebelum
adzan maghrib orang-orang sudah
menengadahkan tangan ke langit berdoa
untuk kemudahan dari segala hajat, baik
hajat dunia maupun akhirat, mereka berdoa
dengan syahdu sepenuh keyakinan, sampai2
air mata mereka mengalir deras.
Ya, berdoa meminta kepada Allah yg Maha
Kaya.
Kesalahan yg dilakukan kaum muslimin kita
disini (indonesia) yaitu dengan menyia-
nyiakan waktu yg sangat mustajab ini dg
cara ngabuburit menjelang adzan maghrib.
Memilih berkumpul menghadapi hidangan
berbuka, & mereka sudah merasa cukup
dengan hanya membaca "dzahaba
zhoma'u....", padahal itu hanya mencakup
maknanya berupa laporan & ucapan syukur.
Setelah kita memahaminya, hendaknya min
10 ~ 15 menit sebelum adzan maghrib
(sudah dalam keadaan berwudhu) kemudian
berdoa meminta apa saja (adabnya dengan
didahului puji-pujian kepada Allah &
bershalawat atas Nabi).
Allah menggaransi bhw doa-doa tsb akan
dikabulkan.."Allah sesuai prasangka hamba
kepada Nya"
Manfaatkanlah waktumu sobat, bukan hanya
demi santapan atau berburu makanan saat
jelang buka.
Berdo'alah untuk diri kita, keluarga kita,
orangtua kita, sahabat kita, negeri kita.
Musuh2 islam tahu betapa hebat ummat
Muhammad SAW bila mrk berdo'a kpd Rabb
nya disaat menjelang berbuka. Krn itu, mrk
buat tipu daya utk melalaikannya dgn
program2 TV & media lainnya di waktu2 yg
mustajab menjelang berbuka & menjelang
sahur (2/3 malam).
Sehingga ummat muslim tak sempat utk
berdoa.
Semoga nasehat yg singkat ini bermanfaat
bagi umat yg belum mengetahui nya.
.. ﺃﻣـــــﻴﻦ ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴْﻦَ . .
✔ Dalilnya:
"Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya
orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya
pemimpin yang adil dan doanya orang yang
terzhalimi”
(HR. Tirmidzi no.2528, Ibnu Majah no.1752,
Ibnu Hibban no.2405, dishahihkan Al Albani
di Shahih At Tirmidzi)
Oke itu saja yg bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar